PB HMI MPO Ajak Persatuan Nasional dalam Hadapi Dinamika Global

Jakarta (Pungtuasi.com) – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) menyoroti meningkatnya eskalasi ketegangan global yang berdampak signifikan pada geopolitik dan geoekonomi dunia. Di tengah situasi internasional yang tidak menentu, PB HMI MPO menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dalam negeri dari berbagai ancaman provokasi.

Ketua Umum PB HMI MPO, Irfan Maftuh, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung DPP KNPI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (17/3), menyatakan bahwa tantangan eksternal akibat konflik global harus dihadapi dengan ketahanan internal yang kuat.

Irfan Maftuh mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya narasi negatif, provokasi, dan ujaran kebencian yang ditujukan baik kepada institusi pemerintah maupun individu di berbagai platform media. Menurutnya, hal ini dapat mengganggu fokus pemerintah dalam mengambil langkah strategis menjaga kedaulatan negara.

“Situasi dunia sedang bergejolak, dan di dalam negeri kita masih melihat adanya upaya-upaya penyesatan informasi yang memicu kepanikan. Kami mendukung penuh langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas keamanan nasional,” tegas Irfan.

Pernyataan Sikap PB HMI MPO

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan intelektual, PB HMI MPO secara resmi menyatakan sikap sebagai berikut:

Persatuan Nasional: Mengajak seluruh elemen bangsa untuk mempererat persatuan dan kesatuan di tengah ketidakpastian dinamika dunia.

Stop Provokasi: Menuntut penghentian segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian terhadap individu maupun kelompok tertentu yang dapat memecah belah warga.

Lawan Hoaks: Mendesak dihentikannya penyebaran informasi menyesatkan (hoaks) yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kepanikan publik.

Dukungan Stabilitas: Mendukung penuh kebijakan Pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan negara.

Etika Kritik: Menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap diperlukan sebagai instrumen perbaikan, namun harus dilakukan secara konstruktif dan dibedakan secara tegas dari tindakan provokasi maupun ujaran kebencian.

PB HMI MPO berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyerap informasi dan tetap mengedepankan dialog yang sehat demi kepentingan nasional yang lebih besar. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Ungkap Potensi Hemat Anggaran MBG

Jakarta (Pungtuasi) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan potensi penghematan anggaran dari optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari mencapai Rp20 triliun. Airlangga menjelaskan optimalisasi program… Baca selengkapnya ->

PB HMI MPO Desak Kapolri Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras

Jakarta (Pungtuasi.com) – Ketua Komisi Hukum dan HAM Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO), Harso Ohoiwer mendesak Kapolri menangkap pelaku penyiraman air keras sekaligus mengutuk keras aksi penyiraman… Baca selengkapnya ->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

IQ Jongkok, Peradaban Busuk, Plastisitas Otak dan Treatment Peradaban Islam: Rahasia dan Solusinya

IQ Jongkok, Peradaban Busuk, Plastisitas Otak dan Treatment Peradaban Islam: Rahasia dan Solusinya