Kapolri Mengajak Masyarakat Jaga Persatuan Hadapi Situasi Global

Palembang (Pungtuasi.com) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan memperkuat silaturahmi dalam menghadapi situasi global yang tengah bergejolak.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat kegiatan Safari Ramadhan di Markas Kepolisian Daerah Polda Sumatera Selatan, Palembang, Sabtu.

Kapolri mengatakan saat ini situasi global sedang tidak baik, terutama akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, yang memicu ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi banyak negara karena dapat berdampak pada stabilitas global.

Salah satu dampak yang mulai terasa adalah meningkatnya harga minyak dunia. Hal ini dipicu oleh gangguan terhadap jalur distribusi energi, termasuk serangan yang terjadi di wilayah Selat Hormuz yang menjadi jalur utama kapal pengangkut minyak dunia.

Pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas nasional di tengah situasi global yang tidak menentu tersebut.

Saat ini Presiden Prabowo Subianto juga telah mengumpulkan berbagai tokoh nasional, ulama, serta para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan langkah yang perlu diambil menghadapi kondisi tersebut.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan upaya diplomatik dengan sejumlah negara untuk mendorong penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Maka dari itu, seluruh elemen bangsa, mulai dari TNI, Polri, ulama hingga masyarakat harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

“Kita harus solid menghadapi situasi ini. TNI, Polri, ulama, dan seluruh masyarakat harus bersatu sehingga kita berada dalam satu barisan yang sama,” katanya.

Sigit juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat memperburuk keadaan atau memecah belah persatuan.

Indonesia telah memiliki pengalaman menghadapi berbagai krisis, termasuk saat pandemi COVID-19, di mana perekonomian nasional mampu pulih dengan cepat dan mencatatkan pertumbuhan yang baik di antara negara-negara G20.

“Tentunya, harapan kita semua dengan situasi saat ini masyarakat jangan mudah terpancing Isu isu yang dapat memperburuk keadaan dan memecahkan belah persatuan. Hal ini harus terus kita jaga,” kata dia.

[Antara]

Berita Terkait

Pemerintah Ungkap Potensi Hemat Anggaran MBG

Jakarta (Pungtuasi) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan potensi penghematan anggaran dari optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari mencapai Rp20 triliun. Airlangga menjelaskan optimalisasi program… Baca selengkapnya ->

Polres Dompu Teguhkan Komitmen Rekrutmen Polri yang Bersih, Akuntabel, Transparan dan Humanis

Dompu (Pungutiasi.com) – Polres Dompu melalui Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) melaksanakan kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2026, bertempat di Gedung… Baca selengkapnya ->

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

IQ Jongkok, Peradaban Busuk, Plastisitas Otak dan Treatment Peradaban Islam: Rahasia dan Solusinya

IQ Jongkok, Peradaban Busuk, Plastisitas Otak dan Treatment Peradaban Islam: Rahasia dan Solusinya