Sejarah Indonesia Jarang Diketahui

1940 Belanda Menyerah ke Jerman. Sementara Hindia Belanda, Indonesia milik Belanda, masih menunggu 2 tahun lagi, 1942, manyerah oleh serbuan Jepang.

Lalu dimana para pejuang kemerdekaan RI itu? Para pejuang itu hanya minoritas di zaman perang dunia 2 tersebut. Yang mayoritas adalah pendukung Hindia Belanda, dimana wilayah Indonesia berada dalam genggaman Londo dan Londo Ireng.

Barulah 3 tahun kemudian, setelah Jepang menyerah dibom oleh AS, pejuang-pejuang kemerdekaan dengan didorong oleh pemuda-pemuda, proklamasi kemerdekaan dinyatakan, pada 17 Agustus 1945.

Dan yang dihadapi bukan Jepang, bukan Belanda. Tapi aliansi AS dan Barat yang menang perang. Di sinilah dinamika politik dengan cepat terjadi.

Soekarno – Hatta yang tidak populer bagi AS, karena dianggap bersekutu dengan Jepang, digantikan peran kepemimpinan ke luarnya, oleh Sjahrir, orang-orang PSI. Sjahrir, dkk memainkan peranan untuk mengamankan survivalitas Indonesia yang baru seumur jagung dideklarasikan.

Belanda yang oportunis yang kalah perang dengan Jerman, menyusup lewat Sekutu AS. Padahal pemerintahannya sendiri masih perlu dipulihkan.

Belanda mau come back buat menjajah Indonesia. Tapi geopolitik kolonial sudah tidak lagi relevan dan populer. Maka dia hanya mengulur waktu untuk menyerahkan kemerdekaan secara formal buat Indonesia.

Dan akhirnya, melalui dinamika yang sengit, perundingan demi perundingan, pada 1949, terjadilah penyerahan kedaulatan formal lewat KMB. Tapi Belanda tetap menyusupkan kepentingannya:

1. Irian Barat belum diserahkan.
2. Format negara federal (RIS) dengan otoritas puncak berada di tangan Ratu Belanda.
3. Tentara kerajaan Belanda versi lokal (KNIL) yang beroperasi di Hindia Belanda (Indonesia), diserap dalam struktur TNI.

Di sinilah bermula Londo Ireng dan menginveksi tata kelola konflik, keamanan, pemerintah an dan politik hingga hari ini.

Selamat ulang tahun RI ke 81.

Syahrul Efendi Dasopang, Dewan Redaksi Pungtuasi.com.

Berita Terkait

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Sebuah Penyelamat Indonesia dari Komunisme

Dicabutnya TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967 berkaitan dengan tuduhan pengkhianatan terhadap Sukarno, yang dianggap memberikan kebijakan yang mendukung pemberontakan dan pengkhianatan G-30-S/PKI pada tahun 1965. Kembali polemik pada tahun 1950-1960an dipenuhi…

Muhammad bin Abdullah Memang Memilih Iran Sejak Awal

Sekilas Dinamika Imperium Iran Pada masa Muhammad bin Abdullah, biasa dikenal Nabi Muhammad SAW, imperium Persia dipegang oleh Dinasti Sasaniah, dengan nama Rajanya, Khusru II. Khusru II adalah salah satu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

13.044 SPPG Proses Persiapan: Menguji Akuntabilitas Tata Kelola BGN

13.044 SPPG Proses Persiapan: Menguji Akuntabilitas Tata Kelola BGN