MBG: Problem Solving Output Pertanian

Program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG) menunai pro dan kontra di tengah masyarakat dengan berbagai perspektif masing-masing dimilikinya.

Namun, program MBG mulai memberikan manfaat dan menguntungkan bagi petani, peternak dan nelayan selaku penyedia pangan untuk MBG.

SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) mengambil bahan pokok kebutuhan MBG diambil langsung dari petani, peternak dan nelayan.

Selain itu, kehadiran MBG menguntungkan masyarakat Pedesaan, karena kegiatan ekonomi masyarakat desa sangat signifikan disebabkan oleh program MBG.

Tidak hanya itu, program MBG adalah problem solving terhadap output pertanian masyarakat Pedesaan. (*)

Suparman, Pimpinan Redaksi Pungtuasi.com.

Berita Terkait

Sejarah Indonesia Jarang Diketahui

1940 Belanda Menyerah ke Jerman. Sementara Hindia Belanda, Indonesia milik Belanda, masih menunggu 2 tahun lagi, 1942, manyerah oleh serbuan Jepang. Lalu dimana para pejuang kemerdekaan RI itu? Para pejuang…

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 Sebuah Penyelamat Indonesia dari Komunisme

Dicabutnya TAP MPRS Nomor XXXIII/MPRS/1967 berkaitan dengan tuduhan pengkhianatan terhadap Sukarno, yang dianggap memberikan kebijakan yang mendukung pemberontakan dan pengkhianatan G-30-S/PKI pada tahun 1965. Kembali polemik pada tahun 1950-1960an dipenuhi…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Opini

13.044 SPPG Proses Persiapan: Menguji Akuntabilitas Tata Kelola BGN

13.044 SPPG Proses Persiapan: Menguji Akuntabilitas Tata Kelola BGN